
Aplikasi Web Klasifikasi Tanah Bersatu (Unified Soil Classification System) yang Anda miliki adalah digitalisasi otomatis dari diagram alir dan grafik yang ada pada gambar lembar panduan tersebut.
1. Pembagian Utama: Tanah Berbutir Kasar vs Halus
Di lembar panduan maupun di dalam kode aplikasi, penyaringan pertama dilakukan pada Saringan No. 200 (F200):
Pada Gambar: * Coarse-Grained Soils: Jika lebih dari 50% material tertahan di saringan No. 200 (atau lolos saringan No. 200 < 50%).
Fine-Grained Soils: Jika 50% atau lebih material lolos saringan No. 200 (>50%).
Implementasi Kode Aplikasi:
Logika ini dijalankan pada baris kondisi
if (f200 < 50)untuk menyaring tanah kasar, dan masuk ke blokelseuntuk memproses tanah berbutir halus.
2. Analisis Tanah Berbutir Kasar (Kerikil vs Pasir)
Jika tanah masuk kategori kasar (F200 < 50%), gambar panduan membaginya menjadi Gravels (Kerikil) dan Sands (Pasir) berdasarkan saringan No. 4.
Fraksi Kasar = 100% - F200
Kerikil (G): Lebih dari 50% dari fraksi kasar tertahan di saringan No. 4. Di dalam kode ditulis sebagai:
if (tertahanSaringan4 > (fraksiKasar / 2))Pasir (S): 50% atau lebih dari fraksi kasar lolos saringan No. 4.
Kriteria Gradasi Laboratorium (Kalkulasi Cu dan Cc)
Pada tabel sebelah kanan gambar, terdapat kriteria ketat untuk menentukan apakah tanah bergradasi baik (Well-Graded) atau buruk (Poorly-Graded):
GW (Kerikil Baik): Cu =
SW (Pasir Baik): Cu > 6 (pada gambar tertulis greater than 4, namun standar ASTM D2487 umumnya menggunakan nilai > 6 untuk pasir) dan Cc antara 1 dan 3.
Aplikasi Web: Mengambil input nilai
cudanccdari pengguna, lalu mencocokkannya secara otomatis:const baik = (cu >= 4 && cc >= 1 && cc <= 3);untuk menentukan simbol GW/GP atau SW/SP.
Kandungan Butir Halus (Fines)
Gambar menjelaskan 3 kondisi batas persentase kelolosan saringan No. 200:
Less than 5 percent (< 5%): Hanya menggunakan simbol gradasi bersih (GW, GP, SW, SP).
More than 12 percent (> 12%): Menggunakan simbol kandungan lanau/lempung (GM, GC, SM, SC) yang jalurnya ditentukan lewat posisi grafik batas Atterberg.
5 to 12 percent: Kasus batas (borderline) yang membutuhkan Simbol Ganda (misalnya: GW-GM atau SP-SC). Kode JavaScript Anda telah mengakomodasi aturan simbol ganda ini di bagian kondisi
elsetanah kasar.
3. Analisis Tanah Berbutir Halus & Diagram Plastisitas
Jika lolos saringan No. 200 > 50%, klasifikasi beralih sepenuhnya ke Plasticity Chart (Diagram Plastisitas) yang ada di kanan bawah gambar.
Parameter Penentu:
Garis A (A-Line): Memisahkan Lempung (Clay - C) di atas garis dan Lanau (Silt - M) di bawah garis. Rumus matematisnya pada gambar adalah:
$$PI = 0.73 \times (LL - 20)Garis Batas Liquid Limit (LL = 50%): * Jika $LL < 50\%$, tanah berplastisitas rendah (Low Plasticity - akhiran L).
Jika LL > 50%, tanah berplastisitas tinggi (High Plasticity - akhiran H).
Bagaimana Aplikasi Web Merepresentasikannya?
Logika Klasifikasi: Kode Anda menghitung
const aLinePi = 0.73 * (ll - 20);. Jikapi >= aLinePidanll < 50, sistem langsung memberikan output CL (Lean Clay). Jika di bawah garis A danll >= 50, sistem memberikan output MH (Elastic Silt).Visualisasi Grafis (HTML5 Canvas): Fungsi
drawChart(userLL, userPI)di dalam aplikasi web bertugas menggambar ulang grafik kotak-kotak yang ada pada gambar Anda ke dalam layar browser. Sumbu X merepresentasikan Liquid Limit dan Sumbu Y merepresentasikan Plasticity Index. Ketika tombol ditekan, koordinat laboratorium Anda di-plot sebagai titik merah (●), persis seperti cara teknisi sipil memplotnya secara manual di kertas grafik.
Kesimpulan
Aplikasi web Anda adalah alat bantu digital yang valid karena struktur kode di dalamnya membaca data mentah saringan dan Atterberg limit, lalu mengeksekusi urutan pohon keputusan (decision tree) yang tertuang pada tabel gambar panduan USCS tersebut. Pengguna tidak perlu lagi melihat tabel dan menarik garis manual di grafik; cukup masukkan angka, dan biarkan algoritma JavaScript menentukan jenis tanahnya secara instan.
Soal Pilihan Ganda dan Jawabannya
Soal Pilahan Ganda dan Jawaban
Link Donwload : Aplikasi Web Klasifikasi Tanah Bersatu (Unified Soil Classification System)
Penutup
Sekian Penjelasan Singkat Mengenai Aplikasi Web Klasifikasi Tanah Bersatu (Unified Soil Classification System). Semoga Bisa Menambah Pengetahuan Kita Semua.
